Saturday, August 31, 2013

Investasi Diplomatik Laos

“Tak kenal maka tak sayang” Dari sepuluh negara ASEAN hanya Laos-lah yang tidak begitu ku kenal, maka tak ada salahnya saya sebagai warga Negara Indonesia, lebih mengenal lagi tentang negara Laos.

Keberadaan Negara Laos terhimpit ditengah-tengah Negara Asia Tenggara seperti Myanmar, Republik Rakyat Tiongkok, Vietnam, Kamboja dan Thailand hingga konon di dominasi oleh kerajaan kuno dari kerajaan Nanzhao dan muncullah Kerajaan Lan Xang pada abad ke 14. 

Gambar:wikipedia

Friday, August 30, 2013

Kopi Indonesia Mendunia

Indonesia masih menjadi penghasil kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brasil dan Vietnam. Hal ini dikarenakan peruntungan wilayah geografis Indonesia terletak di zamrud khatulistiwa, dimana iklim tersebut cocok untuk pertumbuhan dan produksi kopi. Sementara luas lahan perkebunan kopi Indonesia mencapai 1,3 juta hektar, dengan luas lahan perkebunan kopi robusta mencapai 1 juta ha dan arabika 0,30 ha, Jumlah tersebut terdiri dari produksi kopi robusta mencapai lebih dari 601 ribu ton (80,4%) dan produksi kopi arabika mencapai lebih dari 147 ribu ton (19,6%), Sehingga produksi kopi tahun 2012 tercatat sebesar 748 ribu ton per tahun atau 6,6% dari produksi kopi dunia. 

Industri kopi di Indonesia menjadi salah satu prioritas yang harus terus dikembangkan inovasinya. Beberapa produk kopi andalan dalam negeri adalah Gayo Coffee, Mandaling Coffee, Lampung Coffee, Java Coffee, Kintamani Coffee, Toraja Coffee, Bajawa Coffee, Wamena Coffee, dan juga Luwak Coffee yang dari segi rasa dan aroma khas sesuai dengan indikasi geografis yang menjadi keunggulan Indonesia.

Tanaman Kopi
Gambar: cikopi.com

Thursday, August 29, 2013

Sudahkah Anda Mempunyai Visa?

Nisa : “Gak punya Visa? Yah bikin lah!”
Tia: “Bukankah kalau mau ke luar negeri sudah cukup hanya dengan passport saja?”
Nisa: “yang pasti Visa itu izin untuk masuk ke negara lain dalam suatu periode waktu dan tujuan tertentu, sedangkan passport itu merupakan identitas kewarganegaraan yang mencakup informasi tentang kepemilikan identitas pribadi seperti nama, tanggal lahir, jenis kelamin dan tempat lahir."

Dari pembicaraan kedua teman saya membuatku penasaran dan ingin mengetahui, benarkah kalau mau visit ke luar negeri itu cukup menggunakan paspor saja atau harus memakai Visa? Kerancuan pemahaman ini membuat setiap orang yang tidak mengetahui hal tersebut menjadi bingung tentang kebenarannya.

Contoh VISA, gambar: underconsideration.com

Wednesday, August 28, 2013

Indonesia is Paradise Wonders

Bicara tentang Indonesia, taukah sobat kalau Indonesia itu super sangat cantik? Dengan keaneka ragaman kekayaan alam dari Sabang hingga Merauke tak lepas dari banyakknya tempat wisata yang harus sudah mendunia. Kekayaan biota laut terumbu karang terkaya di dunia dengan lebih dari 18% terumbu karang dunia, serta lebih dari 3.000 spesies ikan, 590 jenis karang batu, 2.500 jenis moluska, dan 1.500 jenis udang-udangan sekitar 600 hingga mencapai titik selam yang tersebar. Selain itu komponen yang terpenting dalam pariwisata alam di Indonesia memiliki kombinasi iklim tropis, 17.508 pulau yang 6.000 di antaranya tidak dihuni, serta garis pantai terpanjang ketiga di dunia setelah Kanada dan Uni Eropa, juga merupakan negara kepulauan terbesar dan berpenduduk terbanyak di dunia.

Indonesia yang jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia mencapai 7 juta lebih atau tumbuh sebesar 10,74% dibandingkan tahun sebelumnya, dan menyumbangkan devisa bagi negara sebesar 7.603,45 juta dolar Amerika Serikat. Hingga tahun 2010, terdapat 7 lokasi di Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO, diantaranya Pantai-pantai di Bali, tempat menyelam di Bunaken, Gunung Rinjani di Lombok, dan berbagai taman nasional di Sumatera. Ada pula keajaiban tempat wisata seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur, Toraja, Minangkabau, Pantai Sawarna, Pulau Komodo, Ujung Kulon National Park, Lorentz National Park yang sampai sekarang menjadi World Heritage List.

Pantai Sawarna - Banten. Gambar: Lakupon 

Tuesday, August 27, 2013

Borobudur Vs Angkor Wat

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Bentuk Candi berupa stupa yang didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha. Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang didalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma). Borobudur, pada tahun 2010 telah masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO

Bagaimanakah sejarah Candi Angkor Wat? Menurut berita di situs resmi wikipedia Candi Angkor Wat merupakan sebuah kuil atau candi yang terletak di kota Angkor, Kamboja yang dibangun oleh Raja Suryavarman II pada pertengahan abad ke-12. Pembangunan kuil Angkor Wat memakan waktu selama 30 tahun. Angkor Wat terletak di dataran Angkor yang juga dipenuhi bangunan kuil.

Raja Suryavarman II memerintahkan pembangunan Angkor Wat menurut kepercayaan Hindu yang meletakkan gunung Meru sebagai pusat dunia dan merupakan tempat tinggal dewa-dewi Hindu, dengan itu menara tengah Angkor Wat adalah menara tertinggi dan merupakan menara utama dalam kompleks bangunan Angkor Wat, kemudian abad ke-13 dialihfungsikan menjadi kuil Buddha. Pada tahun 1992 Angkor Wat juga masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.


Salon Thailand Akan Menjamur di Indonesia?

Era Globalisasi integrasi persaingan bisnis telah memasuki pasar bebas dunia usaha ASEAN yang akan diberlakukan di tahun 2015 ini sepertinya membuat resah para pengusaha Indonesia. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan informasi tentang keterkaitan kesiapan Indonesia menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015 dimana kawasan ASEAN akan menjadi pasar tunggal berbasis produksi tunggal. Selayaknya seluruh negara ASEAN harus melakukan liberalisasi perdagangan dengan arus modal usaha yang lebih bebas sebagaimana yang telah digariskan dalam ASEAN Economic Community (AEC).

Indonesia merupakan sasaran ‘empuk’ pelemahan dalam menghadapi persaingan bisnis dari negara-negara ASEAN lainnya. Pasalnya dari segi aspek kemampuan tenaga kerja dan teknologi dalam kesiapan menghadapi AEC 2015 kurang begitu siap. Indonesia harus berusaha keras mencetak kualitas tenaga kerja Indonesia agar memenuhi persyaratan di negara ASEAN lainnya khususnya di bidang dunia pengusaha.
Seharusnya jika dilihat dari jumlah penduduk, wilayah dan sumber daya alam Indonesia merupakan paling besar di kawasan ASEAN. Sudah sepatutnya Indonesia menjadi pemain utama dalam program peningkatan kualitas SDM yang bisa memenuhi standar dalam memerangi persaingan bisnis.

Thursday, August 22, 2013

Jambu Darsono Memperlancar Persalinan

“ Bu, punya Jambu Darsono? Atau kalau ke pasar saya titip belikan ya....” Kalimat yang terlontar dari seorang ibu muda sedang hamil 8 bulan yang tengah mengidam.  Begitu saya pergi ke pasar, ternyata jambu itu tak ada. Kata pedagang buah di pasar, jambu Darsono itu sangat mahal. Biasanya per kilo dijual Rp 30.000,-

Emmm....seperti apa sih jambu darsono? Saya yang tak pernah tau penampakannya jadi semakin penasaran deh!

Sunday, August 18, 2013

Benarkah Indonesia Sudah Merdeka?

Teringat di masa kecilku, ketika itu saya masih duduk di bangku SMP.  Waktu itu diperayaan hari Kemerdekaan  17 Agustus saya selalu ikut serta meramaikannya dengan mengikuti berbagai perlombaan yang diadakan di sekolahan maupun di kampung halaman rumah. Mulai dari baris berbaris, paduan suara, hingga baca puisi. Ada juga lomba balap karung, kelereng, memasukkan paku dalam botol, makan krupuk, dan masih banyak lagi. Pengalaman yang paling berkesan saya terpilih menjadi petugas pengibar bendera Merah Putih sewaktu upacara di tingkat kabupaten. Pengalaman itu membuatku terkenang sampai sekarang. 

Berkibarlah benderaku Merah Putih.

Semaraknya peringatan hari Kemerdekaan Indonesia selalu dipersiapkan tiga hari sebelumnya. Mulai dari pemasangan bendera merah putih, memasang pernak-pernik hiasan kemerdekaan atau lampu hias kerlap-kerlip di jalanan, kerja bakti di lingkungan, sebagian ada yang mengecat rumah dan masih banyak lagi. Kemudian selain itu, ada juga perayaan pawai alegori, karnaval, gerak jalan, dan puncak yang wajib diikuti adalah upacara bendera yang di adakan tepat pada tanggal 17 Agustus untuk selalu pengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang.

Saturday, August 17, 2013

Tradisi Kupatan di Suku Tengger - Bromo

Sepekan sudah lebaran telah usai. Kini, pada umumnya umat muslim biasanya mengadakan acara kupatan sebagai tanda kemenangan di hari lebaran. Bagaimana dengan suku Tengger, masih adakah adat kupatan disana?

Foto: koleksi pribadi. Sayur Ketupat.

Desa Ngadas merupakan satu-satunya desa suku Tengger yang berada di wilayah pinggiran Kabupaten Malang. Kurang lebih ada 37 desa terdapat di suku Tengger yang tersebar di wilayah pinggiran Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruhan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang. Kebanyakan dari penduduknya memeluk agama Hindu Mahayana. Khusus di desa Ngadas, mayoritas penduduknya memeluk agama Budha Jawa Sanyata yang mengacu pada ajaran Ki Semar (bukan pada Sidharta Gautama). Agama tersebut dianut oleh nenek moyang terdahulu, yang sejarahnya sejak jaman dahulu kala selalu di yakini para abdi dan prajurit kerajaan Majapahit yang bermigrasi ke daerah pegunungan ketika kerajaan Majapahit terdesak oleh serangan dari kesultanan Demak.

Friday, August 16, 2013

Berkah Halal Bihalal

Lebaran memang tak lepas dari mudik, apalagi liburan lebaran barengan dengan liburan sekolah jadi tak ada alasan untuk tidak mudik. Mudik sendiri fungsi utamanya adalah untuk menyambung tali silahturahmi kepada sesama.

Suasana lebaran masih terasa. Tamu pun masih silih berganti saling berkunjung untuk saling bersilaturahmi. Adapun istilah halal bihalal sebenarnya sama artinya dengan silaturahmi, namun menurut saya,
halal bihalal lebih cocok diartikan silaturahmi pada momen lebaran.

Rasanya senang sekali dapat berkumpul dengan orang tua, keluarga besar, mertua, kakek mertua, eyang buyut dari mertua, sesepuh dari sodara jauh, teman-teman, pokoknya lebaran kali lebih terasa maknanya daripada tahun kemarin. Jika tahun kemarin saya cuman bertemu dengan mama saja, sekarang ini rasanya plong bisa lebih banyak lagi bersilaturahminya.

Friday, August 2, 2013

Pengalaman Pertama Mengikuti Ngablogburit

Lebaran tinggal mengitung hari saja. Makin hari mulai disibukkan dengan persiapan menyambut hari lebaran. Mulai dari membuat kue lebaran, persiapan mudik, berburu oleh-oleh, hunting baju lebaran buat si kecil dan masih banyak lagi yang harus di persiapkan.

Rasanya masih kurang saja. Pengennya bulan Ramadhan diperpanjang saja ya...Berakhirnya Ramadhan pasti menyisakan kesan yang bergitu  mendalam. Apalagi kesan saat ngabuburit berkumpul dengan keluarga, teman dan colega. Terasa begitu menyenangkan.

Nah, kalau biasanya ngabuburit, sekarang ini lebih seru lagi kalau ikutan ngablogburit. Apa sih ngablogburit itu? Hampir mirip dengan ngabuburit sih, bedanya kalau ngablogburit itu saat menanti berbuka sambil nge-blog. Wah, ini acara yang paling bikin sensasi nih, sumpah bikin heboh! Gimana tidak, tema yang di lempar oleh admin setiap harinya berubah-ubah dan baru dikasih tau mulai jam tiga sore, kemudian berakhir pada jam enam malam. Menurut saya waktu yang diberikan benar-benar sangat teramat singkat! mengingat waktu yang disediakan itu pas repot-repotnya saya memasak, menyiapkan hidangan berbuka, kadang-kadang menemani si kecil jalan-jalan dan sebagainya.