Wednesday, August 28, 2013

Indonesia is Paradise Wonders

Bicara tentang Indonesia, taukah sobat kalau Indonesia itu super sangat cantik? Dengan keaneka ragaman kekayaan alam dari Sabang hingga Merauke tak lepas dari banyakknya tempat wisata yang harus sudah mendunia. Kekayaan biota laut terumbu karang terkaya di dunia dengan lebih dari 18% terumbu karang dunia, serta lebih dari 3.000 spesies ikan, 590 jenis karang batu, 2.500 jenis moluska, dan 1.500 jenis udang-udangan sekitar 600 hingga mencapai titik selam yang tersebar. Selain itu komponen yang terpenting dalam pariwisata alam di Indonesia memiliki kombinasi iklim tropis, 17.508 pulau yang 6.000 di antaranya tidak dihuni, serta garis pantai terpanjang ketiga di dunia setelah Kanada dan Uni Eropa, juga merupakan negara kepulauan terbesar dan berpenduduk terbanyak di dunia.

Indonesia yang jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia mencapai 7 juta lebih atau tumbuh sebesar 10,74% dibandingkan tahun sebelumnya, dan menyumbangkan devisa bagi negara sebesar 7.603,45 juta dolar Amerika Serikat. Hingga tahun 2010, terdapat 7 lokasi di Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO, diantaranya Pantai-pantai di Bali, tempat menyelam di Bunaken, Gunung Rinjani di Lombok, dan berbagai taman nasional di Sumatera. Ada pula keajaiban tempat wisata seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur, Toraja, Minangkabau, Pantai Sawarna, Pulau Komodo, Ujung Kulon National Park, Lorentz National Park yang sampai sekarang menjadi World Heritage List.

Pantai Sawarna - Banten. Gambar: Lakupon 

Bunaken yang terletak di Sulawesi Utara memiliki 25 titik selam dengan kedalaman hingga 1.556 meter. Hampir 70% spesies ikan di Pasifik Barat dapat ditemukan di Taman Nasional ini. Terumbu karang di taman nasional ini disebut tujuh kali lebih bervariasi dibandingkan dengan Hawaii. Beberapa lokasi lain yang terkenal untuk penyelaman antara lain: Wakatobi, Nusa Penida, Karimunjawa, Derawan dan Kepulauan Seribu.

Tak kalah bagusnya Raja Ampat di Provinsi Papua Barat adalah taman laut terbesar di Indonesia yang memiliki beraneka ragam biota laut dan dikenal sebagai lokasi selam scuba yang baik karena memiliki daya pandang yang mencapai hingga 30 meter pada siang hari. Hasil riset lembaga Konservasi Internasional pada tahun 2001-2002 menemukan setidaknya 1.300 spesies ikan, 600 jenis terumbu karang dan 700 jenis kerang di kawasan Raja Ampat.

Raja Ampat - Papua Barat. gambar: hajingfai.

Belum lagi, Indonesia juga mempunyai  50 taman nasional di Indonesia, 6 di antaranya termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Taman Nasional Lorentz di Papua memiliki sekitar 42 spesies mamalia yang sebagian besar hewan langka dan masih banyak lagi tempat wisata yang mempesona tapi belum terkenal. 

Wwwaaoooowww keren ya…..!!!! Kalau bertamasya di Indonesia pasti tidak akan cukup dalam waktu sehari untuk mengunjungi semuanya. Jelas kurang! Butuh sampai berhari-hari bahkan bisa sampai berbulan-bulan loh….Indonesia mempunyai keanekaragaman yang harus ditelusuri sampai ke plosok tanah air. Tapi, sebutan apa ya yang paling tepat untuk Indonesia? Kalau melirik branding Negara lain misalnya Malaysia dengan sebutan  ‘Truly Asia’-nya, Singapura dengan ‘Uniquely Singapore’, India dengan julukan ‘Incredible India’, Korea dengan ‘Infinitely yours’ dan Thailand dengan ‘Amazing Thailand’. Lalu apa destination brand Indonesia?

Pernahkah dengar slogan ‘Indonesia-The Ultimate in Diversity’? benar dugaan sobat, itu merupakan slogan yang diberikan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI. Namun, seiring dengan berjalannya waktu slogan itu sepertinya tidak sampai populer. Justru tenar dengan sebutan 'Visit Indonesia Year' tanpa mengenal branding ataupun tagline-nya. Saya mulai terfirkan bagaimana kalau tagline Indonesia adalah “Wonders Indonesia”. Menurut saya itulah brand yang paling tepat untuk Indonesia. Kenapa? Ya itu tadi seperti yang saya jelaskan di atas. Banyak sekali tempat-tempat wisata di Indonesia yang merupakan keajaiban dunia, malah sebagian telah berhasil menyabet penghargaan dari UNESCO. Jadi, kurang apalagi Indonesia tercintaku ini? Lantas, apa yang menyebabkan Indonesia sampai tidak mempunyai specifikasi tagline? Kira-kira seperti ini analisis saya:

1. Masalah pendanaan merupakan salah satu kendala yang tidak ada habisnya bagi Indonesia. Banyak pendanaan yang didapatkan hanya digunakan untuk kepentingan pribadi saja. Bahkan aliran dana dari pariwisata pun belum cukup untuk menjadikan promosi tempat wisata (khususnya di daerah plosok), jauh dibandingkan dana pariwisata Malaysia.

2. Kepercayaan dunia Internasional terhadap pariwisata Indonesia mulai mengalami penurunan sebesar 32% semenjak ulah opnum yang tidak bertanggung jawab seperti aksi terror Bom JW Marriott 2003, pengeboman Kedutaan Besar Australia, Bom Bali 2005 dan Bom Jakarta 2009 ini jelas mempengaruhi jumlah kedatangan wisman ke Indonesia.

3. Indonesia sepertinya belum mefokuskan brand positioning dan brand identity Indonesia yang tidak konsisten, selalu berganti-ganti nama brand. Sebelumnya Indonesia pernah dijuluki sebagai "Indonesia-The Ultimate in Diversity’ pernah juga berganti brand ‘Wonderful Indonesia’. Memang tidaklah mudah untuk menciptakan tagline yang lebih spesifik, harus membutuhkan proses yang lama untuk mengenalkan pada dunia, tapi ayo tentukan tagline yang tepat untuk Indonesia-ku. Tagline yang bagus haruslah unik, tidak perlu panjang tapi mudah diingat dan menggambarkan jati diri suatu negara.

Pada Era ASEAN 2015 nanti, Indonesia berkesempatan untuk mempromosikan kembali tempat-tempat wisata agar lebih mendunia lagi, upaya meningkatkan jumlah wisatawan ke Indonesia terutama untuk Bali yang telah mempunyai image negative bagi turis mancanegara dikarenakan isu-isu adanya terorisme. Mari kita serukan melalui media sosial internet yang diprakarsai oleh blogger sebagai elemen citizen journalism menuju konstituen AEC 2015, meluruskan bahwa wisata ke Bali sekarang ini sudah jauh lebih aman. Selain tempat wisata, sudah sepatutnya juga kesenian-kesenian hasil karya anak bangsa lebih diperhatikan, kuliner makanan khas tradisional seperti ‘masakan padang’ agar segera dipatenkan sebagai makanan tradisional asli Indonesia. Saatnya Indonesia menyongsong tagline baru yang lebih specific  menjadi ‘Wonders Indonesia’



Tulisan ini diposting dalam rangka mengikuti #10daysforAsean yang diselenggarakan oleh ASEAN Blogger.

Sumber:

Post a Comment