Saturday, January 16, 2010

'Asisten Rumah Tangga'










Inilah kali pertamanya saya memakai jasa 'Asisten Rumah Tangga' semenjak saya menikah. Sewaktu kecil hingga dewasa pun mamaku selalu mengajariku untuk bersikap mandiri, sebisa mungkin untuk selalu bisa mengerjakan sendiri dengan semaximal mungkin. Prinsip itulah yang selalu saya pegang untuk tidak terlalu bergantung pada orang lain.


Boleh dibilang saya tak pernah lepas dari pekerjaan. Hampir setiap hari, setiap waktu, setiap detik, saya habiskan untuk bekerja. Mulai nol besar saya kelola duet dengan sang suami tercinta. Perjalanan yang tidak mudah membangun sebuah usaha, sempet terjatuh dan terbangun kembali walau selalu saja di terjang badai dan krikil tak menyurutkan semangatku untuk menggapai impianku. Setiap malam bahkan tengah malam saya harus ngelembur untuk mengurusi beberapa bisnis online. Tetapi sebagai kodrat wanita pada umumnya saya tetep mengutamakan keluarga di atas segalanya dan sebisa mungkin harus meluangkan waktu untuk bersama keluarga.

Uuugghhh......, siapa bilang membuka usaha sendiri itu gampang dan enak? justru sangatlah sulit, karena semuanya tergantung komando diri sendiri. Capeeekkk....???Oh, tentu saja!!!! Tapi hasilnya sepenuhnya milik kita. Ya.....begitulah duniaku, sampai-sampai para sahabat dan kerabat geleng-geleng kepala. Mereka semua pada nyaranin agar saya memakai jasa 'Asisten Rumah Tangga' apalagi sekarang anakku 'Vica' sudah berumur 2 tahun, lagi aktive dan ramenya tingkah polahnya sampai kualahan juga nih......hehehe....

Sampai pada suatu saat, ada seorang wanita remaja yang membutuhkan pekerjaan. Dia sangatlah masih muda, baru saja lulus SMA dan sangat membutuhkan pekerjaan. Usianya baru 20th yang berasal dari negri sebrang pulau. Eeeemmm...., kasihan juga pikirku. Tapi, harus ku tempatkan dimana yah??? Pegawaiku semuanya masih full *alhamdulilah 5th sudah pegawaiku masih pada setia*. Dengan wajah memelas, wanita itu bersuara...."saya bersedia menjadi Asisten Rumah Tangga saja". Olala....., hatiku luluh dan mulailah saya mempekerjakan dia. Sistem kerjanya tetep sama seperti pegawaiku yang lainnya. Cuman jenis pekrjaannya saja yang membedakannya. Masuk mulai jam 7 pagi, pulang jam 4 sore dan dalam seminggu libur 1x. Tidak masuk kerja dengan alasan yang tidak penting, langsung aja potong gaji hehehe....kejam??? Oh, tidaklah...ini hanya melatih supaya dia bisa disiplin.

Sedari awal kontrak kerja sudah saya jelasin apa saja yang harus dia kerjakan. Jadi tidak usah saya menyuruh, sudah harus tanggap! Jenis pekerjaannya antara lain mencuci baju, setelika baju, bersih-bersih rumah dan ngemong si kecil. Itupun tidak selalu dia kerjakan. Seperti jadwal mencuci baju hari Senin, dan Kamis, Jadwal menyetelika baju hari Selasa dan Sabtu, Ngepelnya hari Rabu dan Jum'at dsb* ya kalau ngemong sih tiap hari qkqkqkqk....Karena tidak bisa memasak, ya sayalah yang tetep memasak hehehe....untung aja memasak adalah salah satu hobby saya ^have fun, just enjoy^ ajalah....

Minggu pertama lancar deh kerjaan. Lumayan, bener-benar sangat membantu! saya jadinya bisa semakin optimal dengen pekerjaan. -'Makasih deh sobat'- cuman si kecil tetep masih susah adaptasinya. Mintanya tetep sama bunda-nya, tapi kalau bunda keluar terpaksa mau deh huehehe....yahh, akhirnya pindah nih kantornya, yg tadinya kantornya di rumah, jadi ngungsi deh hehehe...

Minggu ke dua, ini dia dah mulai kurang disiplin. Masih setengah bulan dah minta gaji di bayar dimuka...'whaattt???' ya sudah deh dikasih, minggu depannya mulai gak masuk dengan alasan "ada urusan keluarga" dua hari kemudian ijin lagi dateng terlambat......Weww,,,,Olala....., namanya juga manusia penuh kekurangan dan kelebihan. Makanya, walaupun sekarang saya mempunyai "Asisten Rumah Tangga" tetapi saya tetep berusaha untuk tidak kecanduan bergantung pada ART*


Post a Comment